Infomasi.com, BANDAR LAMPUNG — Warga di sekitar kawasan PT Semen Baturaja, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung, mengeluhkan debu yang disebut berhamburan hingga ke lingkungan permukiman. Keluhan tersebut kemudian ditindaklanjuti pemerintah kecamatan dengan meminta pihak terkait melakukan pengecekan langsung di lapangan.

Camat Panjang Hendrik Satria Jaya memerintahkan pihak kelurahan turun ke lapangan dan berkoordinasi dengan perusahaan menyusul keluhan warga. Langkah itu dilakukan untuk mengetahui kondisi di sekitar kawasan perusahaan dan mencari penyebab munculnya debu yang dikeluhkan masyarakat.

Dari hasil koordinasi tersebut, pihak perusahaan disebut menyampaikan adanya kendala teknis pada alat penangkap atau penyedot debu. Kondisi itu diduga berkaitan dengan gangguan yang menyebabkan debu berhamburan hingga mencapai lingkungan permukiman warga.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Camat Panjang meminta aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan udara dihentikan sementara. Penghentian diminta dilakukan sampai peralatan penangkap atau penyedot debu selesai diperbaiki.

Pemantauan kembali dilakukan pada Minggu (9/8/2026). Camat, lurah, ketua RT, dan warga turun langsung untuk mengecek kondisi lapangan serta memastikan situasi di sekitar kawasan perusahaan.

Saat pemantauan berlangsung, aktivitas operasional perusahaan disebut tidak sedang berjalan. Meski demikian, kondisi tersebut belum sepenuhnya meredakan keluhan masyarakat terkait debu yang sebelumnya dirasakan warga.

Keluhan warga bahkan masih berlanjut setelah dilakukan pemantauan. Salah seorang warga dalam video yang beredar mengungkapkan kondisi yang mereka alami setiap hari. “Kami setiap pagi makan debu perusahaan,” ujar warga tersebut.

Kini, publik masih menunggu penjelasan dari PT Semen Baturaja mengenai perbaikan alat penangkap debu tersebut. Perusahaan juga diharapkan memberikan kepastian mengenai waktu perbaikan dan langkah yang dilakukan agar gangguan debu tidak kembali terjadi ketika kegiatan operasional berjalan.

Persoalan tersebut menjadi perhatian karena menyangkut kondisi lingkungan permukiman di sekitar kawasan perusahaan. Warga mempertanyakan apakah setelah operasional kembali berjalan, debu masih akan mengganggu masyarakat serta bagaimana tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan sekitar.

By admin